Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Sikka
Ahmad Choiril
Redaktur Nasional & Humaniora

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan air bersih bagi korban gempa di dua lokasi pengungsian terpusat di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut disalurkan menyusul gempa yang mengguncang wilayah itu dan memaksa sejumlah warga mengungsi ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah.
Dua Titik Pengungsian Jadi Prioritas
Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, menyebutkan bantuan air bersih diberikan kepada warga di Desa Baopaat, Kecamatan Lela, serta Gelora Samador, Kabupaten Sikka. Kedua lokasi tersebut merupakan titik pengungsian terpusat yang menampung warga terdampak gempa.
Air bersih menjadi kebutuhan dasar yang paling mendesak di lokasi pengungsian. Tanpa pasokan air yang memadai, warga yang bertahan di tenda-tenda darurat akan kesulitan memenuhi kebutuhan minum, memasak, dan kebersihan sehari-hari.
Kapasitas dan Jangkauan Bantuan
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kementerian PU mengirimkan satu mobil tangki air (MTA) berkapasitas 6.000 liter ke Desa Baopaat. Bantuan ini diproyeksikan melayani 48 kepala keluarga atau sekitar 192 jiwa yang mengungsi di lokasi itu.
Selain itu, satu mobil tangki air lainnya dengan kapasitas yang sama diberangkatkan ke Gelora Samador. Bantuan tersebut akan melayani kebutuhan air bersih bagi 358 kepala keluarga atau sekitar 1.305 jiwa yang berada di titik pengungsian tersebut.
Komitmen Pemerintah di Tengah Bencana
Dody menegaskan bahwa pemenuhan air bersih merupakan kebutuhan utama yang harus dipastikan ketersediaannya bagi masyarakat terdampak bencana, terutama mereka yang berada di lokasi pengungsian. Ia menekankan bahwa Kementerian PU akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pastikan tersedia, terutama bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana dan masih berada di pengungsian. Kementerian PU akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Dody.
Koordinasi dan Pemantauan Berkelanjutan
Kementerian PU, lanjutnya, terus melakukan koordinasi dan pemantauan kebutuhan di lapangan untuk memastikan dukungan infrastruktur dasar dapat diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak. Hal ini penting agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan lembaga lain.
Melalui dukungan tersebut, Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak gempa NTT dan mendukung percepatan pemulihan kondisi di wilayah terdampak. Bantuan infrastruktur dasar seperti air bersih menjadi bagian dari upaya pemulihan yang diharapkan mampu meringankan beban warga yang tengah berjuang bangkit dari bencana.
Dukungan bagi Pemulihan Warga NTT
Gempa yang mengguncang Kabupaten Sikka dan sekitarnya telah memaksa banyak keluarga meninggalkan rumah untuk sementara waktu. Dalam kondisi seperti ini, ketersediaan air bersih menjadi salah satu indikator penting keberlangsungan hidup warga di pengungsian. Kehadiran mobil tangki air dari Kementerian PU diharapkan dapat menutup kebutuhan mendesak tersebut hingga pasokan normal kembali.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus bersinergi dalam penanganan dampak gempa, baik dari sisi logistik, hunian sementara, maupun kebutuhan dasar lainnya, sehingga pemulihan wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh.
Baca juga: Gempa M 5,9 Guncang Jepang Timur, Sejumlah Warga Alami Luka-luka untuk kabar menarik lainnya.
Dilansir dari Antara News.
Pasang Iklan & Kemitraan Media
Jangkau pembaca berita nasional dan pembaca cerdas di seluruh Indonesia.
Ahmad Choiril
Redaktur Nasional Sanasini.news. Mengabarkan denyut nadi Nusantara, dinamika sosial masyarakat, dan kearifan budaya tanah air.