S
SANASINI.NEWS
Nasional

Kemenimipas Pulangkan 82 WNI dari Dua Pusat Detensi Imigrasi Malaysia, Tuntas Sepekan Usai Kunjungan Menteri Agus

A

Ahmad Choiril

Redaktur Nasional & Humaniora

Sabtu, 12 September 2026 pukul 03.35 WIB
Kemenimipas Pulangkan 82 WNI dari Dua Pusat Detensi Imigrasi Malaysia, Tuntas Sepekan Usai Kunjungan Menteri Agus
Ilustrasi Berita — Foto & Dokumentasi Sanasini.news

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI memulangkan 82 warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya menjalani detensi karena masalah keimigrasian di Malaysia. Pemulangan ini terlaksana melalui Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur, tepat satu minggu setelah kunjungan kerja Menteri Imipas Agus Andrianto ke lokasi detensi — bukti tindak lanjut cepat pemerintah.

Detensi di Dua Lokasi, Dipulangkan dalam Tiga Kloter

Ke-82 WNI tersebut sebelumnya ditahan di dua Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Malaysia: DTI Semenyih dan DTI Beranang. Sebanyak 51 orang berasal dari DTI Semenyih (32 laki-laki, 14 perempuan, dan lima anak perempuan), serta 31 orang dari DTI Beranang (22 laki-laki dan sembilan perempuan).

Kemenimipas memastikan seluruh WNI yang dipulangkan telah menyelesaikan proses hukum dan keimigrasian di Malaysia serta mengantongi dokumen perjalanan resmi sebelum diberangkatkan.

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam tiga kloter pada Jumat (11/9). Kloter pertama membawa 33 orang menuju Jakarta menggunakan maskapai Citilink (penerbangan QG-503) dan tiba pukul 21.40 WIB. Kloter kedua (6 orang, Batik Air ID-7265) dan kloter ketiga (43 orang, Air Asia QZ-127) sama-sama menuju Medan dan mendarat bersamaan pada pukul 21.25 WIB.

Tindak Lanjut Kunjungan Kerja Menteri Imipas

Menteri Imipas Agus Andrianto menjelaskan, pemulangan ini merupakan realisasi dari komitmen yang disampaikan langsung saat kunjungan kerjanya bersama Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko ke DTI Semenyih pada 4 September 2026.

“Kami melakukan pengecekan dengan Dirjen Imigrasi. Kerja sama kami cukup baik dengan imigrasi Malaysia. Nanti kita segera upayakan pemulangan. Kalau surat sudah lengkap paling lama 10 hari mereka bisa kembali ke Indonesia,” kata Agus dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu (12/9). Realisasi pemulangan tuntas tepat satu minggu setelah instruksi tersebut disampaikan.

Dikawal Petugas KBRI, Difasilitasi Seragam dan Makan

Proses pemulangan didampingi langsung oleh Fungsi Imigrasi dan Konsuler KBRI Kuala Lumpur untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan ketertiban selama perjalanan. Guna mempermudah pengawasan, para WNI diberikan seragam kaos berwarna biru serta difasilitasi pemberian makan setibanya di bandara sebelum lepas landas dari Malaysia.

Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur terus berkoordinasi secara intensif dengan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), pihak maskapai penerbangan, dan instansi terkait di Jakarta maupun Medan agar seluruh tahapan dari pemberangkatan hingga penerimaan WNI berjalan lancar tanpa hambatan.

Pemerintah Tegaskan Pelindungan WNI Jadi Prioritas

Agus menegaskan bahwa kepulangan para WNI ini menjadi prioritas utama pemerintah demi memberikan kepastian hukum dan pelindungan kemanusiaan bagi warga negara Indonesia di luar negeri. Dalam siaran pers Kemenimipas disampaikan bahwa pemulangan ini bukan sekadar pemenuhan prosedur administratif, melainkan manifestasi nyata kehadiran negara untuk melindungi segenap warganya tanpa memandang latar belakang permasalahan. Momentum ini juga jadi pesan kuat akan pentingnya menempuh jalur migrasi yang legal demi jaminan keselamatan dan pelindungan penuh dari negara.

Para WNI pun tiba di Tanah Air dengan penuh sukacita dan rasa syukur. “Alhamdulillah, bahagia. Nggak menyangka kalau sudah bisa kembali ke Indonesia, padahal sudah lama di Malaysia. Terima kasih banyak kepada Bapak Menteri Agus Andrianto dan Bapak Dirjen Hendarsam,” ungkap salah satu WNI laki-laki asal Madura yang sudah hampir sembilan tahun berada di Malaysia.

Iklan / AdvertorialSanasini Network
S

Pasang Iklan & Kemitraan Media

Jangkau pembaca berita nasional dan pembaca cerdas di seluruh Indonesia.

Hubungi Redaksi
A

Ahmad Choiril

Redaktur Nasional Sanasini.news. Mengabarkan denyut nadi Nusantara, dinamika sosial masyarakat, dan kearifan budaya tanah air.